You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pulau Sebira Jadi Kampung Iklim
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pulau Sebira Jadi Kampung Iklim

Pulau Sebira dijadikan sebagai Kampung Iklim, di Kepulauan Seribu Utara. Ini sebagai usaha dari Kantor Pengawas Lingkungan Hidup (KPLH) Kepulauan Seribu untuk mempersiapkan warga terhadap perubahan iklim.

Itu untuk mitigasi adaptasi dampak perubahan iklim di Pulau Sebira melalui penanaman pohon produktif, selain untuk penghijauan juga ketahanan pangan

"Itu untuk mitigasi adaptasi dampak perubahan iklim di Pulau Sebira melalui penanaman pohon produktif, selain untuk penghijauan juga ketahanan pangan. Termasuk pembuatan lubang biopori untuk resapan," ujar Tiur Maida Hutapea, Kepala KPLH Kepulauan Seribu, Jumat (17/6).

Dikatakannya, saat ini pulau yang memenuhi syarat untuk dilakukan program kampung iklim diantaranya baru Pulau Panggang dan Pulau Pramuka. Sementara pulau lain baru memasuki persyaratan teknis, seperti Pulau Untung Jawa, Pulau Lancang, dan Pulau Payung Besar.

Setiap Kelurahan di DKI akan Miliki Kampung Iklim

"Kenapa di Sebira? Karena selain sudah semakin panas, lubang biopori tak ada, begitu juga drainase maupun IPAL nya juga tak ada. Sementara masih banyak lahan yang tidak ditanami pohon produktif yang menguntungkan bagi warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1146 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1057 personAnita Karyati
  3. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye887 personDessy Suciati
  4. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye842 personAnita Karyati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye836 personAnita Karyati